Friday, June 8, 2018



Kalian para Mi Fans pasti pernah dong denger tentang Mi Bootloader/Bootloader Xiaomi? Sebenarnya itu apa sih?
Bootloader itu adalah sebuah kode yang harus dieksekusi sebelum system operasi berjalan. Dengan mengunci Bootloader,smartphone  xiaomi sepenuhnya berada dalam tanggung jawab vendor.

Tau vendor? Vendor itu istiliah yang sering digunakan dalam dunia bisnis, pemilihan vendor yang tepat akan membuat pebisnis lebih maju. Verndor juga sering disebut dengan supplier.

Jika Smartphone xiaomi sudah di unlock bootloadernya, maka tidak akan ada lagi dukungan update dan jaminan keamanan langsung dari Xiaomi. Tetapi jika tidak di unlock bootloadernya, maka smartphone kamu tidak bisa memasang custom ROM atau bahkan di root.

Apa itu custom ROM (Read Only Memory)? Custom rom itu hasil modifikasi dari pihak ketiga terhadap system file firmware perangkat tertentu. Dengan kata lain custom rom adalah system operasi oprekan yang tidak terikat lagi ke vendor tertentu.

Apa itu Root? Root itu system akun yang memberikan akses penuh terhadap system file perangkat di android atau disebut juga sebagai akses super user yang merupakan hak akses tertinggi dalam system operasi android

Nah, apa saja sih mafaat dan resiko unlock bootloader?
Manfaat unlock bootloader:

  1. Dapat menginstall Custom Recovery (CWM,TWRP,CTR)
  2. Bebas menggonta-ganti Custom Rom
  3. Dapat melakukan flashing kernel
  4. Bisa melakukan root
  5. Dapat melakukan overclock CPU

Resiko unlock bootloader:

  1. Garansi hilang
  2. Keamanan menjadi berkurang
  3. Sering terjadi bootloop (Cara mengatasi android yang bootloop)
  4. Hard brick
  5. Mati total
Nah gimana, sudah paham kan tentang Mi Bootloader?
Silahkan berkomentar jika ingin bertanya dan share ke teman-teman kamu yang pengguna Xiaomi ataupun Smartphone yang lain.


Post a Comment: