Apa saja sih kekurangan dan kelebihan memakan mie instant? dan bagaimana sejarahnya?
Bagi kamu yang gemar memakan Mie Instan, yuk baca dulu
Mie Instan adalah mie yang sudah dimasak terlebih dahulu dan
di campur dengan minyak, dan bisa di persiapkan untuk dikonsumsi hanya dengan
menambahkan air panas dan bumbu-bumbu yang sudah tersedia di dalam kemasannya.
Mie Instan di ciptakan oleh Momofuku Ando pada tahun 1958 yang kemudian mendirikan perusahaan
Nissin dan memproduksi produk mie instan pertama di dunia Chicken ramen rasa
ayam.
Mie Instan di Indonesia pertama kali di perkenalkan oleh PT
Lima Satu yang selanjutnya berganti nama menjadi PT Supermi Indonesia yang
berdiri pada tahun 1968.
Mie Instan merupakan salah satu makanan favorit warga
Indonesia, bisa dipastikan hamper setiap orang telah merasakan makanan ini.
Walaupun begitu, Mie Instant memiliki beberapa komposisi
yang di anggap mengkhawatirkan kesehatan, apa saja?
Sodium
Menurut Recommended Dietary Allowance Amerika Serikat
menyatakan bahwa kebutuhan natrium untuk orang dewasa dan anak-anak berusia
lebih dari 4 tahun adalah 1.500 mg/hari. Nakun, studi terbaru oleh CDC dan
Akademi Nasional Institut of Medicine menemukan bahwa mengkonsumsi terlalu
banyak garam tidak lagi menimbulkan bahaya yang signifikan terhadap kesehatan.
Minyak Goreng
Hal lain yang perlu di khawatirkan dalam mengkonsumsi mie
instant adalah adanya produk oksidasi, termasuk akrilamida dan aldehida yang
dihasilkan dari minyak. Jika minyak goring tidak di olah pada suhu yang tepat
maka akan menghasilkan produk oksidasi makanan yang mengandung tumpukan racun.
MSG
Monospdium Glutamat merupakan salah satu bahan yang
digunakan sebagai penambah cita rasa pada produk mie instant. Namun sekitar
1-2% dari populasi manusia mengalami alergi pada saat mengkonsumsi MSG, yang
dapat menimbulkan beberapa gejala seperti mengalami sensasi terbakar pada dada,
kemerahan pada wajah dan kulit, atau rasa nyeri dan sakit kepala.
Propylene Glycol
Ini merupakan bahan yang berfungi untuk mencegah mie dari
pengeringan dengan mempertahankan kelembapannya. Tubuh manusia dapat menyerap
zat tersebut dengan mudah dan lama kelamaan zat tersebut dapat terakumulasi di
jantung, hati, dan ginjal. Ini kan menyebabkan beberapa macam kerusakan dan
kelainan pada organ tubuh serta dapat melemahkan system kekebalan tubuh.
Apakah Mie Instant memiliki keunggulan?
Meskipun makanan ini di anggap sebagai Junk Food, akan
tetapi masih memiliki beberapa keunggulan di antaranya:
1. Lebih praktis
Bagi kamu yang tidak memiliki waktu luang, makanan ini dapat
di jadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengganjal perut. Karna makanan
ini tidak memerlukan waktu yang banyak untuk memasaknya, hanya dengan waktu 5
Menit makanan pun siap.
2. Sumber Energi
Kandungan kalori dalam makanan ini dapat membantu memenuhi
kebutuhan energy tubuh seseorang. Namun hal yang perlu di ingat adalah ini
bukan merupakan makanan pokok yang setiap saat bisa kamu konsumsi.
3. Harga Terjangkau
Makanan ini dapat di nikmati oleh siapapun, termasuk
orang-orang yang memiliki tingkat ekonomi yang minim. Hal ini dikarenakan harga
makanannya yang terjangkau (Rp. 2500/bungkus)
Walaupun Mie Instant memiliki bebrapa keunggulan, Mie
Instant juga memiliki beberapa efek sampingnya.
1. kekurangan Gizi
Mengkonsumsi mie
instant dapat menghambat kemampuan dalam proses penyerapan nutrisi. Hal ini
berdampak pada gangguan kesehatan, terutama masalah gizi buruk.
2. Kanker
Menurut badan kesehatan insternasional (WHO) menyatakan
bahwa Styrofoam atau polystyrene yang biasa digunakan untuk mengemas mie
instant menjadi salah satu bahan yang dapat memicu timbulnya kanker.
3. keguguran
Menurut penelitian, para wanita yang sering mengkonsumsi mie
instant selama masa kehamilan memiliki resiko keguguran yang tinggi, karena
kandungan dalam produk ini dapat mempengaruhi perkembangan janin.
4. Gangguan
metabolism tubuh
Kandungan bahan kimia beracun seperti pewarna makanan,
pengawet maupun zat aditif lain dalam mie instant yang terakumulasi dalam tubuh
pada saat mengkonsumsi mie instant dalam jangka panjang dapat mempengaruhi
metabolism tubuh.
5. Masalah pencernaan
Mengkonsumsi mie instant secara rutin dapat menimbulkan
beberapa gangguan dalam system pencernaan seperti perut kembung, maupun
gangguan pencernaan lainnya.
6. Obesitas
Mie instant merupakan salah satu produk yang di percaya
sebagai penyebab utama obesitas, hal ini dikarenakan kandungan lemak serta
natrium dalam mie instant dapat meneybabkan retensi cairan dalam tubuh. Untuk
itu, sangat perlu menghindari konsumsi mie instant terlalu sering.
Nah, biasanya banyak nih yang makan mie instant pakai nasi,
apa lagi untuk anak kos dikarenakan biaya nya yang murah. Sebelumnya, kamu tau
ga sih bahayanya makan mie instant pakai nasi?
Ini bahaya memakan mie instant yang dicampur dengan nasi:
1. Terlalu kaya
karbohidrat
Mie dan nasi sama-sama makanan yang mengandung karbohidrat.
Jika kamu terlalu banyak memakan karbohidrat, maka rasa lapar kamu akan hilang.
Sehingga kecukupan gizi lain yang harusnya anda penuhi menjadi tidak terpenuhi.
Akhirnya, tubuh kekurangan nutrisi lain yaitu protein, lemak, dan mineral.
2. Meninggalkan hormone
insulin
Makan mie instant yang di campur dengan nasi akan
menghasilkan sekitar 750 kalori. Secara kesehatan hal ini sangat tidak baik
untuk tubuh. Ketika makanan yang mengandung karbohidrat masuk dalam tubuh,
karbohidrat tersebut akan dicerna menjadi gula atau amilum, lalu hasil dari
proses pencernaan nanti akan memasuki pancreas, dan di olah menjadi hormone insulin.
Jika dalam porsi banyak, hormone juga terproduksi banyak.
3. Merusak pankreas
Jika kamu terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, hal itu
akan merusak pankreas. Sebab hasil produksi gula yang nantinya yang akan di
olah menjadi hormone insulin, organ tubuh yang paling banyak berperan adalah pankreas.
Jika terlalu banyak gula, pankreas juga akan bekerja lebih keras dari biasanya,
sehingga akan mengalami kerusakan.
5. Kandungan mie
instant yang tidak baik
Mie instant merupakan salah satu makanan yang tidak bergizi.
Dalam istilah kedokteran lebih dikenal dengan istilah “junk food”. Di dalam mie instant, tidak ada kandungan protein dan
vitamin. Hanya ada lemak dan kabohidrat saja.
6. Resiko kanker yang
meningkat
tau ga sih salah satu penyebab kanker? Ya, penyebabnya
adalah karna ketidak aturan pola makan. Memakan mie instant merupakan salah
satu peningkatan resiko penyakit kanker. Oleh sebab itu, sebaiknya kurangi
mengonsumi mie instant yang berlebihan. Paling tidak dua kali seminggu
Nah, setelah mengetahui hal itu. Sebaiknya kurangi ya
memakan mie instant, terlebih lagi jika kamu mencampurnya dengan nasi. Dari pada
kamu mencampurkan mie instant dengan nasi, akan lebih baik jika kamu
mengolahnya lebih lanjut. Seperti mencampurkannya bersama sayuran, potongan
daging atau kornet, atau dengan telur. Selain sebagai penyeimbang kebutuhan
nutrisi untuk tubuh, juga kandungan jahat yang ada pada mie instant tidak akan
terlalu merusak tubuh. Bahkan, kamu tidak perlu menggunakan bumbu yang ada dari
bungkusan mie instant tersebut. Kamu bisa meracik bumbunya sendiri agar
terhindar dari bahan-bahan kimia yang banyak mengandung zat aditif.






2 comments
Weh, bagi gw yg suka makan mie instan, jadi tau banyak deh.. Thx gan
ReplyBtw, konsumsi yg baik bagi konsumen itu ya 2x seminggu, atau lebih praktis nya sih 1x seminggu ae, soalnya hancur nya dalam tubuh itu lama:v itudah yg bikin penyakit..
Semangat terus bang, Kayaknya anak kos nih :'v
Siap gan
ReplyYang penting jangan berlebihan aja mengkonsumsi mie instant agar tidak terkena penyakit