Wednesday, June 13, 2018




Bagi kamu yang gemar memakan Mie Instan, yuk baca dulu

Mie Instan adalah mie yang sudah dimasak terlebih dahulu dan di campur dengan minyak, dan bisa di persiapkan untuk dikonsumsi hanya dengan menambahkan air panas dan bumbu-bumbu yang sudah tersedia di dalam kemasannya.
Mie Instan di ciptakan oleh Momofuku Ando pada tahun 1958 yang kemudian mendirikan perusahaan Nissin dan memproduksi produk mie instan pertama di dunia Chicken ramen rasa ayam.

Mie Instan di Indonesia pertama kali di perkenalkan oleh PT Lima Satu yang selanjutnya berganti nama menjadi PT Supermi Indonesia yang berdiri pada tahun 1968.
Mie Instan merupakan salah satu makanan favorit warga Indonesia, bisa dipastikan hamper setiap orang telah merasakan makanan ini.

Walaupun begitu, Mie Instant memiliki beberapa komposisi yang di anggap mengkhawatirkan kesehatan, apa saja?
Sodium
Menurut Recommended Dietary Allowance Amerika Serikat menyatakan bahwa kebutuhan natrium untuk orang dewasa dan anak-anak berusia lebih dari 4 tahun adalah 1.500 mg/hari. Nakun, studi terbaru oleh CDC dan Akademi Nasional Institut of Medicine menemukan bahwa mengkonsumsi terlalu banyak garam tidak lagi menimbulkan bahaya yang signifikan terhadap kesehatan.
Minyak Goreng
Hal lain yang perlu di khawatirkan dalam mengkonsumsi mie instant adalah adanya produk oksidasi, termasuk akrilamida dan aldehida yang dihasilkan dari minyak. Jika minyak goring tidak di olah pada suhu yang tepat maka akan menghasilkan produk oksidasi makanan yang mengandung tumpukan racun.
MSG
Monospdium Glutamat merupakan salah satu bahan yang digunakan sebagai penambah cita rasa pada produk mie instant. Namun sekitar 1-2% dari populasi manusia mengalami alergi pada saat mengkonsumsi MSG, yang dapat menimbulkan beberapa gejala seperti mengalami sensasi terbakar pada dada, kemerahan pada wajah dan kulit, atau rasa nyeri dan sakit kepala.
Propylene Glycol
Ini merupakan bahan yang berfungi untuk mencegah mie dari pengeringan dengan mempertahankan kelembapannya. Tubuh manusia dapat menyerap zat tersebut dengan mudah dan lama kelamaan zat tersebut dapat terakumulasi di jantung, hati, dan ginjal. Ini kan menyebabkan beberapa macam kerusakan dan kelainan pada organ tubuh serta dapat melemahkan system kekebalan tubuh.

Apakah Mie Instant memiliki keunggulan?
Meskipun makanan ini di anggap sebagai Junk Food, akan tetapi masih memiliki beberapa keunggulan di antaranya:
1. Lebih praktis
Bagi kamu yang tidak memiliki waktu luang, makanan ini dapat di jadikan sebagai salah satu alternatif untuk mengganjal perut. Karna makanan ini tidak memerlukan waktu yang banyak untuk memasaknya, hanya dengan waktu 5 Menit makanan pun siap.
2. Sumber Energi
Kandungan kalori dalam makanan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan energy tubuh seseorang. Namun hal yang perlu di ingat adalah ini bukan merupakan makanan pokok yang setiap saat bisa kamu konsumsi.
3. Harga Terjangkau
Makanan ini dapat di nikmati oleh siapapun, termasuk orang-orang yang memiliki tingkat ekonomi yang minim. Hal ini dikarenakan harga makanannya yang terjangkau (Rp. 2500/bungkus)

Walaupun Mie Instant memiliki bebrapa keunggulan, Mie Instant juga memiliki beberapa efek sampingnya.
1. kekurangan Gizi
 Mengkonsumsi mie instant dapat menghambat kemampuan dalam proses penyerapan nutrisi. Hal ini berdampak pada gangguan kesehatan, terutama masalah gizi buruk.
2. Kanker
Menurut badan kesehatan insternasional (WHO) menyatakan bahwa Styrofoam atau polystyrene yang biasa digunakan untuk mengemas mie instant menjadi salah satu bahan yang dapat memicu timbulnya kanker.
3. keguguran
Menurut penelitian, para wanita yang sering mengkonsumsi mie instant selama masa kehamilan memiliki resiko keguguran yang tinggi, karena kandungan dalam produk ini dapat mempengaruhi perkembangan janin.
4. Gangguan metabolism tubuh
Kandungan bahan kimia beracun seperti pewarna makanan, pengawet maupun zat aditif lain dalam mie instant yang terakumulasi dalam tubuh pada saat mengkonsumsi mie instant dalam jangka panjang dapat mempengaruhi metabolism tubuh.
5. Masalah pencernaan
Mengkonsumsi mie instant secara rutin dapat menimbulkan beberapa gangguan dalam system pencernaan seperti perut kembung, maupun gangguan pencernaan lainnya.
6. Obesitas
Mie instant merupakan salah satu produk yang di percaya sebagai penyebab utama obesitas, hal ini dikarenakan kandungan lemak serta natrium dalam mie instant dapat meneybabkan retensi cairan dalam tubuh. Untuk itu, sangat perlu menghindari konsumsi mie instant terlalu sering.

Nah, biasanya banyak nih yang makan mie instant pakai nasi, apa lagi untuk anak kos dikarenakan biaya nya yang murah. Sebelumnya, kamu tau ga sih bahayanya makan mie instant pakai nasi?
Ini bahaya memakan mie instant yang dicampur dengan nasi:
1. Terlalu kaya karbohidrat
Mie dan nasi sama-sama makanan yang mengandung karbohidrat. Jika kamu terlalu banyak memakan karbohidrat, maka rasa lapar kamu akan hilang. Sehingga kecukupan gizi lain yang harusnya anda penuhi menjadi tidak terpenuhi. Akhirnya, tubuh kekurangan nutrisi lain yaitu protein, lemak, dan mineral.
2. Meninggalkan hormone insulin
Makan mie instant yang di campur dengan nasi akan menghasilkan sekitar 750 kalori. Secara kesehatan hal ini sangat tidak baik untuk tubuh. Ketika makanan yang mengandung karbohidrat masuk dalam tubuh, karbohidrat tersebut akan dicerna menjadi gula atau amilum, lalu hasil dari proses pencernaan nanti akan memasuki pancreas, dan di olah menjadi hormone insulin. Jika dalam porsi banyak, hormone juga terproduksi banyak.
3. Merusak pankreas
Jika kamu terlalu banyak mengkonsumsi karbohidrat, hal itu akan merusak pankreas. Sebab hasil produksi gula yang nantinya yang akan di olah menjadi hormone insulin, organ tubuh yang paling banyak berperan adalah pankreas. Jika terlalu banyak gula, pankreas juga akan bekerja lebih keras dari biasanya, sehingga akan mengalami kerusakan.
5. Kandungan mie instant yang tidak baik
Mie instant merupakan salah satu makanan yang tidak bergizi. Dalam istilah kedokteran lebih dikenal dengan istilah “junk food”. Di dalam mie instant, tidak ada kandungan protein dan vitamin. Hanya ada lemak dan kabohidrat saja.
6. Resiko kanker yang meningkat
tau ga sih salah satu penyebab kanker? Ya, penyebabnya adalah karna ketidak aturan pola makan. Memakan mie instant merupakan salah satu peningkatan resiko penyakit kanker. Oleh sebab itu, sebaiknya kurangi mengonsumi mie instant yang berlebihan. Paling tidak dua kali seminggu

Nah, setelah mengetahui hal itu. Sebaiknya kurangi ya memakan mie instant, terlebih lagi jika kamu mencampurnya dengan nasi. Dari pada kamu mencampurkan mie instant dengan nasi, akan lebih baik jika kamu mengolahnya lebih lanjut. Seperti mencampurkannya bersama sayuran, potongan daging atau kornet, atau dengan telur. Selain sebagai penyeimbang kebutuhan nutrisi untuk tubuh, juga kandungan jahat yang ada pada mie instant tidak akan terlalu merusak tubuh. Bahkan, kamu tidak perlu menggunakan bumbu yang ada dari bungkusan mie instant tersebut. Kamu bisa meracik bumbunya sendiri agar terhindar dari bahan-bahan kimia yang banyak mengandung zat aditif.

2 comments

Weh, bagi gw yg suka makan mie instan, jadi tau banyak deh.. Thx gan
Btw, konsumsi yg baik bagi konsumen itu ya 2x seminggu, atau lebih praktis nya sih 1x seminggu ae, soalnya hancur nya dalam tubuh itu lama:v itudah yg bikin penyakit..
Semangat terus bang, Kayaknya anak kos nih :'v

Reply

Siap gan
Yang penting jangan berlebihan aja mengkonsumsi mie instant agar tidak terkena penyakit

Reply